Unik - Penyu Hidung Babi
|
Sabtu, 09 Juli 2011
|
0
komentar
Ternyata ada hewan unik langka yaitu penyu berhidung babi yang populasinya telah menurun tajam selama 30 tahun terakhir.
Reptil
unik ini telah menjadi ikon konservasi internasional, karena itu tidak
memiliki kerabat dekat dan dianggap sebagai penyu yang paling
disesuaikan dengan hidupnya, yaitu di bawah air yang biasa berada pada
kolam air tawar dan sungai.
"Penyu
berhidung babi ini dianggap unik dan tidak biasa di antara spesies air
tawar kura-kura dalam banyak aspek, ekologi morfologi dan perilaku
mereka berbeda," kata Carla Eisemberg dari University of Canberra,
Australia seperti dikutip BBC Nature, Jumat (8/7/2011).
Namun,
permintaan untuk telur dan daging penyu jenis ini di salah satu rumah
utama penyu, di Papua Nugini, telah menyebabkan spesies ini secara
dramatis dikonsumsi oleh masyarakat adat dan ini memungkinkan kepunahan
pada populasi penyu jenis ini .
"penyu
berhidung babi ini dianggap unik dan tidak biasa di antara spesies air
tawar kura-kura dalam banyak aspek, ekologi morfologi dan perilaku
mereka berbeda," kata Carla Eisemberg dari University of Canberra,
Australia seperti dikutip BBC Nature, Jumat (8/7/2011).
Sebagai
contoh, embrio penyu berhidung babi menjadi laki-laki atau perempuan
tergantung pada suhu tanah telur dimana mereka diletakkan, sementara
embrio berkembang penuh dapat menunda penetasan mereka.
Penyu
berhidung babi juga menarik perhatian bagi para ilmuwan karena
posisinya yang unik pada silsilah keluarga penyu. Ini adalah
satu-satunya keluarga penyu yang tetap bertahan dan disebut dengan
Carettochelyidae, dan memiliki distribusi global terbatas, yang hanya
ditemukan di utara Australia dan Papua Nugini.
"konservasi
berencana untuk menyimpan penyu sangat dibutuhkan dan jika diterapkan,
akan memakan waktu beberapa dekade untuk penyu berhidung babi untuk
memulihkan populasinya. Tapi rencana ini harus dibuat secara sensitif,
karena beberapa masyarakat adat yang tinggal di habitat penyu berhidung
babi sering mengandalkan protein dari reptil tersebut untuk bertahan
hidup," ujar para ilmuwan

iyuuhhhh,,,,,
BalasHapusanehhh...
tpi langka thu
BalasHapusmesti nya d lindungi